Uncategorized

3 Jenis Tabulampot Buah yang Direkomendasikan

Tabulampot atau tanaman buah dalam pot merupakan solusi revolusioner bagi para penghobi budidaya tanaman. Seringkali saat kita ingin membudidayakan tanaman, terutama tanaman yang menghasilkan buah-buahan, namun terkendala oleh sempitnya lahan. Jika itu masalahnya maka solusinya adalah budidaya menggunakan metode tabulampot. Tabulampot sendiri sebetulnya mulai dikembangkan pada era 70-an, akan tetapi mulai booming dan dijual secara online sekitar tahun 2000-an.

 

Tanaman Buah Yang Cocok Untuk Tabulampot

Perlu diketahui bahwa tidak semua tanaman yang menghasilkan buah atau kacang-kacangan bisa dibudidayakan dalam pot, contohnya kelapa dan pete.

Berikut ini 3 jenis tanaman yang populer dibudidayakan dalam pot:

1. Tabulampot Jambu Air

 

Jambu air merupakan tanaman buah tropis yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Jambu air banyak ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Selama ini tanaman buah ini masih terkonsentrasi sebagai tanaman pekarangan rumah dan hanya untuk kebutuhan konsumsi keluarga.

Buah Jambu air selain manis dan menyegarkan, juga memiliki keragaman dalam warna dan penampilannya. Jambu air merupakan buah yang cukup disukai sebagian besar orang karena kandungan airnya yang tinggi dan juga rasanya yang manis. Bentuk buah jambu air pada umumnya menyerupai bentuk lonceng dan di bagian ujungnya terdapat mahkota atau kelopak buah. Daging buahnya berwarna putih mengandung banyak air dan permukaan bagian dalamnya seperti busa.

Tanaman buah jambu air sangat baik untuk dibudidayakan dengan cara tabulampot. Menanam jambu air dengan cara tabulampot sangat cocok bagi Anda yang hobby menanam namun terkendala dengan keterbatasan lahan. Selain itu cocok juga bagi anda yang masih awam tentang dunia pertanian karena jambu air tetap dapat berbuah walaupun tanpa perawatan khusus.

Dengan melakukan metode perawatan yang  benar, biasanya jambu air akan berbuah hingga 2 kali dalam setahun.

2. Tabulampot Kelengkeng

 

Kelengkeng sangat pas dan cocok bagi para pecinta/penghobi tanaman buah yang sangat sibuk, hal ini karena proses perawatan buah kelengkeng bisa dibilang sederhana. Bisa dibilang kelengkeng cocok dan pas ditanam di dalam pot (tabulampot kelengkeng).

Selain bisa dikembangkan dalam pot, kelengkeng pun cukup adaptif ditanam di daerah dengan ketinggian rendah ataupun tinggi, selain itu kelengkeng sanggup berbuah tanpa dibantu perangsang (booster), meski begitu kelengkeng memerlukan perawatan yang cukup intensif dan sedikit telaten agar tetap berbuah.

Kunci utama dalam budidaya tabulampot kelengkeng adalah dengan cara menyiapkan media tanam yang terbaik sehingga membuat pertumbuhan tanaman menjadi optimal. Sebaiknya media yang dipilih adalah media yang sangat kaya akan unsur hara.

3. Tabulampot Mangga

 

Mangga merupakan salah satu jenis tanaman berbuah yang umumnya ditanam memakai teknik tabulampot. Tabulampot mangga sendiri populer dan banyak dijumpai sebab meskipun ditanam di dalam pot, buah yang dihasilkan dengan teknik ini rasa dagingnya tetap manis dan lezat.

Budidaya tabulampot mangga ini cukup sederhana, mudah dan tidak terlalu membutuhkan banyak biaya. Sebab pohon mangga tetap tumbuh meski hanya disiram saja. Tanaman mangga sendiri bisa hidup hingga berusia 60 tahun. Beberapa jenis mangga yang umumnya dijadikan tabulampot adalah varieatas chokanan, okyong, namdokmai, indramayu, manalagi, irwin, kiojay dan harum manis.

Manfaat Tabulampot

 

Ada beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh jika budidaya tanaman buah menggunakan pot (tabulampot tanaman buah) diantaranya:

Menjadi tanaman hias

Tanaman buah selalu nampak begitu estetik dan punya keindahan, mulai dari segi warna hingga bentuknya, sehingga cocok sekali dipergunakan untuk mempercantik teras halaman atau penghias interior dalam gedung dan rumah.

Bisa kita pindah tempatkan

Akar tanaman yang tumbuh di dalam pot bukan di dalam tanah lahan/kebun cukup memudahkan untuk dipindah-pindah dengan cara kita angkat dan geser saja.
Masa panen dan berbuah dapat dengan mudah diatur . Tabulampot bisa diberi “perlakuan khusus” sehingga intensitas panen jadi meningkat dan lebih cepat, bahkan jika tahu caranya dalam setahun tabulampot bisa berbuah lebih dari sekali.
Sebagai penyaring udara. Jika dirumah kita banyak debu atau ada yang merokok maka tempatkan saja tabulampot didalam rumah agar tanaman tersebut menyaring debu sekaligus menghasilkan oksigen. Tapi keluarkan tabulampot sesekali agar terkena sinar matahari.

Menyejukkan udara

Tinggal di kota seperti Jakarta suhu udaranya sangat panas, oleh karenanya manfaatkanlah tabulampot. Meski lahan/teras depan rumah kita sempit namun jika terdapat banyak tanaman buah, maka bisa dipastikan suhu disekitar rumah akan jadi sejuk dan udara jadi bersih.

Menghasilkan buah nikmat

Setiap pohon buah pasti akan menghasilkan buah-buahan, meski ditanam dalam pot jika kita thau cara budidayanya serta telaten dalam merawatnya maka masa panen itu akan cepat datang, buah yang kita tanam sendiri jauh lebih terasa nikmat karena hasil kerja keras dan kesabaran menunggu.

Refreshing atau melepas penat

Sebuah study di Amerika menjelaskan bahwa menanam tanaman atau melihat tanaman hijau mampu mengurangi kadar stress, oleh karenanya jika kita memiliki tabulampot didepan rumah maka sangat bagus bagi kesehatan mental kita, apalagi ketika selepas pulang kerja serta bermacet-macetan.

Peluang tambahan penghasilan

Buah-buahan yang dihasilkan tabulampot tak kalah kualitasnya dengan yang dijual di swalayan, oleh karena itu jika kita pandai melihat peluang, buah-buah tersebut bisa dijual ke tetangga atau teman-teman kita. Bahkan bisa jual tabulampotnya sekalian, kita beli bibit asalnya murah lalu setelah tanaman berbuah bisa kita jual tabulampot tersebut dengan harga yang jauh lebih mahal.

Tips dan Trik Tabulampot Cepat Berbuah

Sebagai pecinta tanaman buah tentu pohon yang kita budidayakan ingin cepat berbuah, namun jika kita jeli dan perhatikan ternyata banyak yang membuat tabulampot tapi tak kunjung berbuah malahan yang ada daunnya saja yang subur dan rimbun. Untuk mencegah hal tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang mesti diperhatikan supaya tabulampot lebih cepat berbuah :

a. Pastikan tanaman sesuai dengan cuaca dan iklim daerah setempat

Jangan sampai kita membuat tabulampot yang sebetulnya cocoknya di area dataran tinggi namun kita tanam di area dataran rendah dan sebaliknya. Hal ini penting karena terkadang ada tanaman yang hanya cocok dan bisa berbuah jika ditanam di tempat dengan ketinggian tertentu.

b. Bibit jelas varietas dan asal-usulnya

Jika kita memutuskan membeli bibit buah yang akan ditanam di pot maka pastikan penjualnya terpercaya dan jelas varietas indukannya. Sangat dianjurkan membeli bibit produk kami seperti www.rumahtanaman.com. Karena rumahtanaman memberi jaminan bibit yang dijual berkualitas dan asli. Jika kita mulai budidaya menggunakan teknik tabulampot dengan asal usul bibit yang jelas maka bisa meminimalisir tabulampot tidak berbuah.

c. Bibit telah cukup umur

Tabulampot akan cepat berbuah ketika umur bibit sudah cukup ideal dan pas. Usia bibit ideal adalah 4-6 bulan sebelum bibit kita pindahkan ke dalam pot, pastikan pula bibit hasil okulasi dan cangkokan dari induknya bukan generatif.

d. Media tanam yang digunakan pastikan gembur dan subur

Media tanam terbaik yang memenuhi syarat gembur adalah campuran tanah, pupuk kandang, kompos, dan bahan lainnya. Agar media tanam tetap subur mesti kita ganti tiap tahun dengan teknik pindah pot.

e. Pupuk seimbang dan nutrisi

Kebutuhan nutrisi dalam tabulampot mesti cukup. Untuk itu, butuh pemupukan secara rutin. Pemberian pupuk organik lebih disarankan. Lakukan pemupukan secara organik (pupuk kandang/kompos) sebulan sekali.

f. Cukup mendapat sinar matahari

Tanaman buah membutuhkan sinar matahari untuk mempercepat proses fotosintesis. Meski tanaman buah bisa disimpan didalam rumah untuk penyaring udara tetapi sesekali harus dipindahkan keluar agar mendapat sinar matahari.

g. Pengendalian hama dan penyakit

Banyak jenis hama serta penyakit yang menyerang tanaman buah. Karenanya, perlu perawatan sedikit intensif supaya tanaman terhindar dari serangan penyakit dan hama agar tabulampot lebih cepat berbuah.

h. Melakukan pemangkasan tanaman

Pemangkasan disarankan pada tangkai dan daun-daun yang sudah tua. Tambulapot akan lebih berkualitas dan cepat berbuah jika kita pangkas secara teratur, jangan biarkan tanaman terlalu tinggi, supaya tidak sulit merawatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *