Posted on

Bibit Alpukat Mentega Unggulan

bibit alpukat mentega

Bibit Alpukat Mentega –  merupakan jenis alpukat unggulan yang masih banyak dibudidayakan oleh para petani maupun penghobi tanaman buah. Tanaman Alpukat mentega ini memiliki banyak keunggulan, diantaranya adalah daunnya yang tidak disukai ulat, sehingga sangat cocok untuk ditanam di pekarang atupun belakang rumah anda.

Alpukat merupakan tanaman batang keras dan besar yang baru bisa berbuah pada usia diatas 7 tahun, tetapi gak usah khawatir, sekarang kita dapat menanam bibit alpukat dengan usia berbuah lebih pendek, yaitu dengan menanam Bibit Alpukat Mentega hasil okulasi. Bibit Alpukat hasil okulasi sudah dapat berbuah pada usia antara 3-4 tahun.

Bibit Alpukat Mentega Unggulan

Alpukat Mentega bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tanaman ini dapat ditanam di lahan maupun di pot (Tabulampot) dengan ukuran pot minila 60 cm (lebih besar lebih bagus). Untuk penanaman di lahan / kebun bisa disiapkan lubang terlebih dahulu dengan ukuran 40X40X40 cm dengan jarak ideal 6X6, setelah itu kasih pupuk kandang setengah lubangnya atau sekitar 50%, setelah itu kasih tanah lagi sekitar 5 cm lalu tanam bibitnya. (Untuk pupuk kandang, usahakan yang sudah kering, apabila pupuk masih basah atau langsung dari kandang, diamkan dahulu selitar 1 minggu). Lakukan penyiraman Bibit Alpukat Mentega secara rutin setiap pagi dan sore untuk menunjang pertumbuhan Bibit Alpukat Mentega agar tumbuh baik.

bibit alpukat mentega

Agar Pertumbuhan Bibit Alpukat mentega tumbuh dengan maksimal lakukan pemupukan, untuk pemupukan Alpukat Mentega bisa dilakukan satu bulan sekali secara rutin dengan diberikan pupuk kandang dan NPK mutiara secukupnya setelah satu minggu pemberian pupuk kandang. Untuk pertumbuhan batang dan daun bisa pakai ZPT dan Atonik, dan untuk mencegah hama daun bisa diberikan Decis.

Cara memilih Bibit Alpukat Mentega yang baik :

  1. Pastikan bibit  hasil dari okulasi
  2. Sudah berusia diatas 3 bulan setelah okulasi
  3. Memiliki batang yang lurus
  4. Diperbanyak dari indukan yang sudah menghasilkan buah
  5. Batang bawah hasil dari biji dan sudah memiliki banyak akar
  6. Tinggi bibit minimal 30-50 cm

Untuk mendapatkan bibitnya silahkan klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *