Uncategorized

Buah Alpukat Mentega – Buah Unggul Yang Banyak Dicari

alpukat mentega

Buah Alpukat Jenis Alpukat Mentega – Pernahkah anda mencicipi buah ini..?  alpukat mentega merupakan jenis alpukat unggulan, hal ini karena buah alpukat memiliki daging cukup tebal dengan tekstur kenyal tidak berair, warna buahnya kuning bersih layaknya mentega sangat menarik ketika melihatnya, selain itu juga tidak memiliki serat (berambut) dan memiliki aroma khas alpukat yang lebih tajam.

Buah alpukat menjadi salah satu buah primadona yang menjadi idola masyarakat Indonesia, meskipun buah ini tidak memiliki rasa yang manis atau dengan kata lain hambar namun aroma dan tekstur daging buahnya membuat banyak orang menggemari buah yang satu ini.

Ciri – Ciri Buah Alpukat Mentega

Pohon Buah Alpukat Mentega

Alpukat memiliki banyak jenis, bagi orang awam mungkin agak sulit membedakan antara varietas mentega dengan jenis yang lain. Berikut adalah cara untuk mengenali ciri – ciri jenis mentega :

Memiliki Kulit Buah Halus

Alpukat mentega pada umumnya memiliki permukaan kulit luar yang halus. Jika anda membeli varietas jenis mentega perhatikan permukaan kulitnya. Karena Alpukat mentega yang baik untuk dikonsumsi biasanya memiliki permukaan kulit yang halus dan mulus tanpa ada retak. Apabila buah sudah matang, kulit buahnya akan berwarna hijau kecokelatan dan terasa lunak saat ditekan. Jika kamu menerima alpukat mentega dengan kulit masih berwarna hijau, tandanya buah tersebut belum matang. Tunggu buah sampai matang antara 1-2 hari.

Daging Buah Tidak Menempel Pada Biji

Saat kematangannya sudah sempurna, biji akan terlepas dari dagingnya. Bagaimana cara mengetahuinya? Kamu hanya perlu menggoyangkan buah tersebut dan dengarkan suaranya.

Daging Tebal & Tidak Berserat

Seperti namanya, alpukat mentega terkenal karena tekstur dagingnya yang lembut seperti mentega. Daging buahnya pun tebal dan tidak berserat sehingga mudah pengolahannya bersama makanan lain ataupun langsung santap.

Alpukat Mentega Dapat Berbuah Terus Menerus

alpukat-mentega

Pohon alpukat mentega dapat tumbuh pada daerah dataran rendah sampai dataran tinggi namun mampu tumbuh dengan baik dan mampu berbuah secara maksimal jika penanamannya pada dataran tinggi dengan ketinggian maksimal 1.500 meter di atas permukaan laut. Kini bisa anda bayangkan betapa lezatnya buah ini karena daging buahnya seperti mentega, lembut, kuning dan beraroma khas. Alpukat mentega dapat berbuah terus menerus sepanjang tahun, produksi pohon yang sudah dewasa bisa mencapai 350-450 buah /pohon atau sekitar 225 kg/tahun.

Ukuran buah sangat bervariasi tergantung pertumbuhan buah dan nutrisi yang didapat dari unsur hara tanah. Ukuran diameter buah berkisar antara 7-20 centimeter, dan biji mempunyai ukuran sekitar 5-6,4 centimeter. Memiliki kulit yang lembut warna hijau tua, ungu hingga kecoklatan. Warna kulit tersebut tergantung dari varietas ataupun jenis buah Alpukat yang ditanam

Bagi anda yang berminat untuk menanam atau menjual kembali bibit alpukat mentega, kami siap mengirim bibit keseluruh wilayah Indonesia.

Untuk mendapatkan bibitnya, silahkan klik disini.

Keunggulan Alpukat Mentega

Masyarakat peminat buahnya sangat banyak dari berbagai kalangan. Penjualan buahnya juga tidak susah karena kebutuhan pangsa pasar akan buah alpukat saat ini masih sangat banyak. Namun terkadang kita kurang puas ketika buah yang kita dapat ternyata daging buahnya tipis dan teksturnya kurang lembut. Bagi kaum hawa buah yang satu ini menjadi favorit karena manfaatnya yang sangat banyak, salah satunya untuk kecantikan.

Daging buah alpukat mentega ini selain baik untuk konsumsi langsung, dapat juga sebagai bahan dasar produk kosmetik. Khasiat daging buahnya dapat mengobati sariawan, memberikan kelembaban pada kulit kering serta dapat melawan kolesterol jahat. Daun pohonnya juga berkhasiat mengatasi kencing batu, sakit kepala, darah tinggi, nyeri lambung, nyeri saraf, pembengkakan pada saluran pernapasan serta dapat membantu mengatasi permasalahan tidak teraturnya menstruasi. Biji buah nya dapat mengatasi kencing manis serta sakit gigi.

Masa Berbuah Alpukat Mentega

Pohon sudah mampu berbuah saat usia 2 tahun – 3 tahun dengan perawatan yang maksimal. Penggunakan pupuk organic lebih kami sarankan untuk menanam pohon ini, meskipun efek dari pupuk organic lebih lama daripada pupuk kimia namun keuntungan yang anda dapatkan adalah pada kualitas buah yang memiliki rasa dan aroma lebih bagus, lebih tahan lama dan juga tidak merusak kesuburan tanah. Selain mampu membuat suasana pekarangan yang lebih asri anda juga dapat menikmati buahnya yang relative mahal. Jika anda membeli dipasaran harga berada dikisaran sekitar Rp 35.000/kg. Dengan harga yang relatif tinggi maka tidak menutup kemungkinan juga bagi anda yang ingin mengebunkan alpukat mentega secara serius sebagai usaha bisnis anda.

alpukat-mentega

Manfaat Buah Alpukat Mentega

Alpukat mentega memang merupakan varietas yang paling banyak digemari, selain dapat dikonsumsi langsung ternyata buah ini memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya adalah :

1. Dapat Menghilangkan Masalah Pada Kulit

Alpukat mentega dapat membantu menghilangkan masalah pada kulit karena mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin E dan antioksidan. pada kulit manusia terutama wajah sangat rentan terhadap masalah seperti jerawat dan kulit terbakar.  Untuk menghilangkan jerawat dan flek pada kulit, gunakan masker alpukat secara teratur minimal dua kali dalam seminggu dan untuk mengatasi kulit terbakar matahari, Anda bisa mengoleskan buah alpukat yang telah halus dan dicampur aloe vera pada wajah. Jadi tunggu apalagi ? konsumsilah alpukat mentega secara rutin untuk merawat kulit Anda.

2. Mencegah Kanker

Alpukat dikenal sebagai buah yang efektif dalam mencegah kanker. Buah alpukat mentega kaya akan senyawa antioksidan seperti gluthatione dan vitamin E yang dapat mencegah efek radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sendiri merupakan salah satu penyebab rusaknya DNA dalam sel yang berakibat pada penyakit kanker. Dengan mengkonsumsi buah ini secara rutin telah terbukti mampu mengurangi resiko kanker mulut, prostate dan kanker payudara secara signifikan.

3. Membantu Melancarkan Pencernaan

Buah alpukat mentega kaya serat alami yang dapat memperlancar pencernaan dan mencegah gangguan yang terjadi pada saluran pencernaan dalam tubuh. Selain melancarkan pencernaan, buah yang satu ini juga terkenal sebagai salah satu obat alami yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat luka pada lambung. Tekstur buahnya yang halus dan lembut dapat melindungi permukaan lambung dari pengaruh makanan serta asam lambung yang merusaknya.

4. Membantu Mencegah Penyakit Jantung

Alpukat mentega adalah buah terbaik untuk jantung yang bisa dengan mudah kita dapatkan. Jangan sepelekan manfaat buah yang satu ini bagi jantung karena meski tinggi lemak ternyata lemak yang terkandung dalam buahnya adalah lemak baik yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sekaligus mengurangi resiko penyakit jantung. Selain itu, buah ini juga kaya akan nutrisi lain seperti asam folat dan magnesium yang berfungsi dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah dalam tubuh.

5. Dapat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Mengkonsumsi buah alpukat mentega setiap hari juga dapat memenuhi asupan mineral zinc yang kita ketahui merupakan salah satu faktor penting dalam sistem pertahanan tubuh agar tidak mudah sakit. Kandungan vitamin, mineral dan antioksidan dalam buah ini juga tidak boleh kita sepelekan karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap pengaruh radikal bebas dan juga efek buruk lingkungan serta stress yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

6. Dapat Menghaluskan Dan Menyuburkan Rambut

Tidak hanya bermanfaat untuk mempercantik kulit saja, kandungan nutrisi dalam buah alpukat juga mampu menyuburkan dan menghaluskan rambut yang kasar. Daging buahnya yang dihaluskan dan dipijat pada kulit kepala dapat menutrisi akar rambut dan menghaluskan ujung rambut yang kasar jika dioleskan secara teratur. Untuk mendapatkan rambut yang halus dan lembut, gunakan masker alpukat pada kulit kepada dan rambut selama 15 menit baru setelah itu kamu bisa keramas seperti biasa.

7. Membantu Menurunkan Berat Badan

Banyak orang yang menghindari konsumsi buah alpukat mentega terutama saat diet karena kandungan lemaknya yang tinggi. Anggapan ini sebenarnya salah karena lemak yang terkandung dalam alpukat adalah lemak sehat yang sama sekali tak berbahaya bagi kesehatan dan tidak menyebabkan kegemukan jika dikonsumsi dengan benar. Selain kaya akan serat, alpulat mentega juga kaya akan asam oleat yang akan membuatmu lebih kenyang seharian dan tidak mudah lapar. Energi yang disumbangkan oleh buah alpukat mentega juga cukup untuk memenuhi kebutuhan energi saat beraktifitas jadi Anda tidak perlu ragu menambahkan alpukat pada menu dietmu Anda.

8. Mencegah Penuaan Kulit

Mengkonsumsi alpukat setiap hari atau menggunakannya sebagai masker bisa membantu mencegah timbulnya keriput pada wajah dan kulit secara efektif. Manfaat buah alpukat mentega bagi kulit sudah sangat populer dan terkenal khususnya bagi kaum hawa. Buah alpukat mentega kaya akan vitamin E yang dapat menjaga kelembaban alami kulit serta merupakan antioksidan kuat yang dapat mencegah tanda penuaan seperti flek hitam dan keriput yang timbul pada kulit.

9. Dapat Menghilangkan Bau Mulut

Manfaat lain dari buah yang satu ini mungkin belum banyak yang belum mengetahuinya. Kandungan anti bakteri dalam alpukat memang dapat membunuh bakteri penyebab bau nafas dalam mulut secara efektif.  Jika kamu memiliki masalah dengan bau mulut, mengkonsumsi jus alpukat bercampur dengan lemon atau daun mint setiap hari dapat membantu mengatasi masalah yang satu ini.

10. Mambantu Menjaga Kesehatan Mata

Siapa sangka, buah alpukat juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan penglihatan. Faktanya, menurut penelitian buah alpukat mentega kaya akan senyawa lutein yang dapat menjaga kesehatan mata sekaligus melindunginya dari kerusakan seperti katarak dan age macular degeneration. Mengkonsumsi buah ini secara rutin akan membuat mata terlihat lebih segar dan sehat.

Budidaya Buah Alpukat Mentega

Dalam membudidayakan Alpukat mentega tidak membutuhkan perawatan ekstra. Proses penyiraman secara teratur pada saat masa awal tanam. Untuk pemupukan, pohon alpukat mentega cukup setiap dua pekan atau sebulan sekali. Setelah akar pohon mulai menguat, kita hanya perlu membersihkan rumput-rumputan dan tanaman penggangu yang tumbuh pada sekitar tanaman. Apabila sudah mulai berbuah dan buahnya terlalu rimbun, maka perlu pembuatan peyangga sebagai penahan batangnya agar tidak terlalu merunduk bahkan patah.

Untuk mendapatkan pohon dengan akar yang kuat untuk menopang pertumbuhannya, maka pembibitan alpukat mentega biasanya dari penanaman biji buah. Walaupun terdapat 2 cara lain yang umum yaitu dengan cara mencangkok dahan dan metode sambung pucuk atau eten, kedua cara tersebut memiliki beberapa kelebihan yaitu lebih cepat berbuah daripada perbanyakan dari biji.

Budidaya alpukat mentega termasuk  gampang – gampang susah, bisa termasuk dalam kategori gampang karena pembibitan alpukat mentega bisa hampir semua daerah dalam wilayah Indonesia, sedangkan dikatakan sulit, karena memang dalam pengembangbiakkannya ada beberapa resiko kegagalan.

Cara Menanam Buah Alpukat Mentega

Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit yang perbanyakannya menggunakan cara cangkok atau okulasi. Apabila perbanyakan bibit tersebut tidak bisa menggunakan sistem cangkok ataupun okulasi barulah memilih perbanyakan dari biji. Kriteria pemilihan bibit adalah bibit yang unggul dan berkualitas baik, sehat serta tidak terserang hama ataupun penyakit. Daun hijau segar tidak kering, berbatang kokoh dan berdaun lebat.

Menyiapkan Lahan Dan Lubang Tanam

Siapkan peralatan untuk membuat lubang tanam seperti cangkul, sekop atau linggis. Galilah lubang tanam dengan ukuran 40x40x40cm. Ambil sekam dan pupuk kompos/kandang kemudian campurkan dengan tanah menjadi media tanam. Siapkan dan timbun lubang tanam dengan pupuk kandang sekitar 50% dari volume lubang. Di atas permukaan pupuk kandang, timbunlah dengan tanah sampai ketebalan sekitar 5 cm, lalu tanam bibitnya. Sebelum menanam lepas dan buang terlebih dahulu plastik polybag dari bibit dengan cara menyobek atau mengguntingnya. Kemudian letakkan bibit ke dalam lubang yang telah siap sebelumnya. Atur posisi bibit supaya tegak lurus dan usahakan jangan sampai miring karena akan mempengaruhi masa pertumbuhannya dalam jangka panjang. Setelah penempatan bibit dalam lubang tanam, tutup dengan media tanam berupa campuran tanah + kompos + sekam yang sebelumnya sudah di siapkan. Ratakan permukaan media tanam serta padatkan sedikit agar bibit tidak mudah roboh. Media tanam yang kaya akan nutrisi membuat tanaman mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

Merawat Tanaman Alpukat Mentega  (Pemupukan, Penyiraman, Pemangkasan)

Proses Penyiraman

Setelah proses penanaman selesai dan bibit sudah tertanam dengan baik di lahan penanaman, tahap berikutnya adalah melakukan penyiraman bibit sampai tanah atau lahan menjadi basah. Penyiraman tanaman sebaiknya pada waktu pagi atau sore hari. Supaya hasil penyiraman dapat langsung terserap oleh akar dan pertumbuhan tanaman menjadi optimal sebaiknya penyiraman mengarah secara langsung ke bagian media tanam atau akarnya sampai merata. Penyiraman air di waktu pagi atau sore hari sangat baik untuk tanaman yang baru pindah tanam. Sehingga tanaman baru lebih cepat segar dan tidak mudah layu.

Pemupukan

Agar pertumbuhan tanaman lebih optimal dan berbuah lakukan pemupukan secara rutin. Pada fase awal pertumbuhan berikan pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing yang sudah kering setiap dua pekan sekali atau minimal sebulan sekali. Untuk mempercepat pertumbuhan batang dan daun dapat menggunakan jenis pupuk organik agrodyke atau zpt. Pemberian pupuk kimia seperti NPK dapat berselang dua pekan setelah pemberian pupuk kandang.

Jika Menanam Alpukat Mentega Dalam Pot

Menyiapkan Pot

Siapkan drum atau pot minimal ukuran 50, lebih besar lebih bagus agar pertumbuhan tabulampot  semakin maksimal.

Menyiapkan Media Tanam

Sediakan tanah yang gembur, sekam, dan pupuk kandang campur dengan perbandingan 1:1:1. Setelah itu masukan bibit ke dalam pot dan beri lubang tanam untuk menanam bibitnya.

Cara Penanaman

Pertama-tama, lepaskan bibit buah dari polybag dengan cara menyobek atau Mengguntingnya. Kemudian masukan bibit ke dalam pot yang telah siap sebelumnya. Setelah itu timbun dan siram basah bibit alpukat yang telah tertanam dalam pot. Penyiraman sampai air keluar dari lubang pot bagian bawah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *