Posted on

Khasiat Daun dan Buah Bidara Untuk Obat dan Penangkal Sihir

pohon dan bibit bidara 3

Daun Bidara dan Buah Bidara atau dikenal juga sebagai Widara, saat ini sedang booming sebagai tumbuhan yang mengandung banyak manfaat bagi manusia. Khasiat Daun Bidara makin banyak di ketahui orang demikian juga untuk buah, kayu dan buahnya. Selain untuk kesehatan, khasiat bidara ternyata telah di yakini sebagai penangkal sihir dan penyembuhan penyakit akibat gangguan sihir.


Dapatkan Katalog Lengkap Bibit
Tanaman buah unggul


Bidara atau widara (Ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon buah yang tumbuh di daerah kering. Tanaman ini juga dikenal dengan berbagai nama sesuai daerah, seperti bidara (daerah Sunda dan Jawa), rangga (daerah Bima), dan kalangga (daerah Sumba).

Ziziphus mauritiana ini termasuk pada kerajaan plantae yang diklasifikasikan ke dalam keluarga Rhamnaceae. Pohon ini adalah tanaman tropis yang ditemukan di banyak negara.

Tanaman widara banyak juga ditemukan di Indonesia dan mirip semak berduri serta bisa bertahan hidup sepanjang tahun dalam cuaca panas maupun hujan. Pohon yang populer disebut bidara ini memiliki tinggi rata-rata 15 m dengan diameter batang 40 cm atau lebih.

Spesies widara diyakini berasal dari kawasan Indo-Malaysia di Asia Tenggara. Sekarang banyak juga ditemukan di seluruh wilayah tropis dunia, seperti Afrika Selatan, Timur Tengah, India dan Cina, serta Kepulauan Pasifik. Pohon tersebut termasuk pohon yang tumbuh dengan cepat.

Untuk saat ini, pohon widara banyak dibudidayakan baik di pot maupun lahan. Dengan perkembanganbiakan yang relatif mudah, kini siapapun bisa mendapatkan bibit bidara dan menanamnya baik sebagai penghias halaman rumah atau untuk budidaya. Karenanya, tak salah jika anda mengenal pohon dari tanaman buah ini dengan lebih mendalam lagi.

Sifat dari Tanaman Widara

sifat dari pohon bidara

Untuk mengenal sifat buah widara, pertama anda bisa mengenali dari fisiknya. Mulai dari buah, bunga hingga daun, bidara memiliki ciri yang berbeda. Berikut ini adalah ciri fisik pohon yang banyak dibudidayakan ini :

  • Buah => Jika dilihat dari buahnya, maka cirinya ialah berbentuk oval hingga bulat. Keragaman ini tergantung pada varietas pohon yang banyak ditemui di berbagai negara. Sedangkan ukuran buahnya dari 2,5-6,25 cm. Dagingnya putih dan renyah. Buah ini sedikit berair dan memiliki aroma yang khas dan enak. Kulit buahnya halus, mengkilap, dan tipis.
  • Batang => Bidara termasuk tanaman perdu atau pohon kecil, biasanya batang tidak lurus dan cenderung bengkok. Tingginya bisa mencapai hingga 15 m dan diameter batang mencapai 40 cm. Bagian ranting tumbuh pendek dan banyak.
  • Daun => Ciri daun pohon bidara ialah berwarna hijau berbentuk bulat namun ada juga yang lonjong. Ukurannya 2-9 cm. Jika dilihat dari dekat, tekstur daun halus dan mengkilap dengan tulang daun sejajar.
  • Bunga => Bunga tanaman bidara ukurannya kecil dengan diameter 2-3 cm dengan bentuk kelopak cekung. Warnanya kekuningan dengan aroma harum yang menyenangkan. Ada 5 kelopak bunga dengan permukaan luarnya yang berambut. Merapatkan

Ciri Lainnya

Pohon widara dengan sifat dan cirinya di atas mampu menghasilkan buah yang banyak dibudidayakan. Buah ini rasanya manis dan agak asam. Ada pula yang sangat manis tergantung pada varietas buah. Di dalamnya ada biji yang dilindungi oleh cangkang.

Z. mauritiana dikenal pula sebagai pohon penghasil buah segar dengan nama lain Indian jujube. Sebagai bahan makanan yang bisa dikonsumsi, buah widara memiliki nilai energi 24,76 kJ (5,92 kkal) dan kandungan karbohidrat 17 g, gula 5.4-10.5 g, serat makanan 0,60 g, dan lemak 0,07 g.

Di dalamnya juga mengandung protein, vitamin, Tiamin, Niacin, fosfor, dan air. Dengan semua kandungan yang dimiliki, tak heran jika buah ini menjadi pohon budidaya yang dikembangkan dengan buah yang memiliki nilai jual tinggi.

Pertumbuhan Pohon Widara

Ziziphus mauritiana atau bidara atau widara adalah pohon berukuran sedang yang tumbuh dengan sangat cepat dan mudah dikembangkan. Untuk kondisi yang cenderung panas dan kering atau di wilayaha tropis, pohon ini bisa beradaptasi dengan baik. Spesies ini bisa tumbuh meski di lingkungan yang mengalami kekeringan.

Keragaman varietas widara juga bervariasi yang mampu tumbuh lebat dengan ketinggian 10 meter. Dengan cabang-cabang berduri dan tumbuh dengan sangat cepat. Pohon ini mulai menghasilkan buah dalam waktu tiga tahun. Buahnya lembut, juicy, dengan  berdiameter buah beragam. Ada yang berukuran 2,5 cm, dan pada beberapa varietas lain ukuran buah bisa mencapai 6,25 cm.

Sebagai tanaman budidaya, widara dimanfaatkan buahnya untuk konsumsi. Buah matang pada waktu yang berbeda bahkan pada satu pohon. Awalnya, buah-buahan berwarna hijau, lalu seiring waktu ketika sudah mulai matang, buah akan menjadi kuning. Buah yang sepenuhnya akan berwarna merah, lembut, berair dengan kulit keriput dan memiliki aroma yang enak.

Untuk tekstur dagingnya mirip dengan buah apel dan cenderung renyah. Sedangkan buah yang terlalu matang akan berkerut, dan dagingnya mirip spons. Di dalam buah ada biji tunggal yang  sifatnya keras, berbentuk oval dengan panjang 6mm.

Ekologi Tanaman Buah Bidara

Ziziphus mauritiana adalah pohon yang bisa hidup di suhu ekstrim. Pohon ini tumbuh sebagai tanaman budidaya maupun sebagai tumbuhan liar. Di Fiji, pohon ini bisa hidup dengan baik di sepanjang pinggir jalan maupun di lahan pertanian.

Lingkungan tumbuhnya bisa di dekat permukaan laut bahkan bisa ditempat dengan ketinggian sekitar 600 m. Tanaman buah ini juga tumbuh dengan baik di tanah laterit, tanah hitam dengan drainase yang baik, atau tanah berpasir, kerikil, dan di tanah aluvial kering.

Jadi, pohon buah yang rasanya manis dan asam ini  bisa tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah tropis dan sub-tropis di mana curah hujan tahunan rata-rata berada di kisaran 470-1200mm. Pohon ini memiliki toleransi yang tinggi terhadap kesediaan air dan kondisi kering.

Selain di Indonesia, pohon ini ditemukan pula di Cina dan India dimana pohon-pohon liar ditemukan. Bidara bahkan tumbuh dan berkembang di tanah alkali dengan pH setinggi 9,2. Namun, di tanah lempung dengan pH netral atau sedikit basa juga dianggap optimal untuk pertumbuhan pohon bidara.

Perkembangbiakan Pohon Bidara

Beberapa varietas widara memiliki kondisi dimana bunga mekar di pagi hari, sedangkan yang lain pada siang hari. Bunganya bersifat protandrous. Oleh karena itu, set buah tergantung pada penyerbukan silang yang dibantu oleh serangga yang tertarik oleh aroma dan nektarnya.

Serbuk sari jujube India atau widara ini sifatnya tebal dan berat. Jadi penyerbukannya tidak dibantu oleh udara tetapi dibantu oleh serangga, terutama lebah madu. Bunga ini kadang juga dibantu penyerbukannya oleh semut karena varietas ini tidak melakukan penyerbukan sendiri.

Untuk perkembangabiakan pohon widara bisa dilakukan melalui berbagai upaya budidaya dengan pembuatan bibit widara vegetatif. Namun di alam liar, pohon ini bisa berkembangbiak melalui bijinya.

Biji bisa ditabur di tanah dan tumbuh. Selain itu, penyebaran biji juga bisa dibantu oleh burung, binatang ternak, dan bintang-binatang liar. Manusia juag bisa membantu pembibitan ini meksi tak sengaja. Misalnya saat mereka memakan buahnya dan meninggalkan bijinya di tanah. Biji tersebut lalu bisa tumbuh menjadi pohon seiring berjalannya waktu.

Sifat biji bidara bisa bertahan lama, yaitu dapat tetap hidup selama 2 ½ tahun. Akan tetapi pada kondisi ini tingkat perkecambahan menurun seiring bertambahnya usia biji. Jika ditanam, maka biji bisa menghasilkan pohon bidara meski varietasnya tak menentu jenis dan kualitasnya karena adanya penyerbukan silang.

Syarat Tumbuh Tanaman Bidara

Ziziphus mauritiana atau pohon jujube atau widara adalah salah satu jenis pohon yang diyakini berasal dari Cina. Meski bisa tumbuh di daerah kering, namun tanaman ini bisa jadi tanaman budidaya yang bernilai tinggi jika syarat tumbuhnya yang terpenuhi.

Pohon bidara dapat tumbuh di daerah dengan ketinggian hingga sekitar 1000 meter di atas permukaan laut yang memiliki curah hujan serendah 300-400 mm per tahun. Kondisi lain yang menentukan ialah adanya suhu maksimum 37-48 ° C dan suhu minimum 7-13 ° C.

Pedoman Awal Pemeliharaan dan Budidaya Pohon Bidara

pedoman budidaya pohon bibit bidara

Perbanyakan bibit bidara dapat dilakukan melalui benih maupun secara vegetatif seperti cara mencangkok, dan okulasi.  Jarak tanam yang dapat dianjurkan untuk menanam pohon ini adalah sekitar 5-9m. Dengan demikian pohon bisa tumbuh dengan baik.

Pohon Bidara yang sudah tumbuh dengan baik dan memiliki cabang-cabang maka bisa dilakukan pemangkasan. Langkah ini untuk mendapatkan 4 atau 5 cabang pendukung yang terlihat bagus untuk tanaman budidaya ini.

Untuk pohon dari bibit bidara vegetatif bisa berbuah lebih cepat dibandingkan pohon bibit bidara berasal dari biji. Jika dirawat dengan baik, maka tanaman ini bisa berbuah pada tahun keempat. Pohon bidara akan mengeluarkan bunga dari tunas baru, dan harus dipangkas untuk memastikan bahwa tunas ini memiliki kesuburan yang cukup untuk menghasilkan buah yang baik pula.

Juga jangan lupa melakukan pemupukan dengan pupuk kandang setelah pertumbuhan vegetatif berlangsung. Selain itu, penting pula memberikan pupuk nitrogen sebagai pupuk tambahan pada saat pembentukan buah.

Meskipun tanaman ini bisa tumbuh di daerah kering, namun untuk tujuan budidaya yang diharapkan akan memberikan banyak buah berlimpah, maka diusahakan tanaman tidak mengalami kekurangan air. Perhatikan pula keberadaan gulma atau tumbuhan liar di sekitarnya. Area tanam harus selalu bersih dari gulma yang mengganggu penyerapan nutrisi tanah dan pertumbuhan tanaman.

Jenis dari Tanaman Bidara

jenis tanaman bidara

Secara umum, ada 3 jenis tanaman bidara yang umum anda temui. Semuanya dibedakan atas ciri dan karakter pohon dan buah masing-masing. Buah dan pohon ini juga dibedakan berdasarkan atas lingkungan hidupnya. Masing-masing memiliki karakter tersendiri. Karenanya khusus untuk budidaya, maka harus dipilih varietas terbaik yang sesuai dengan lingkungan dimana lokasi budidaya akan dilakukan.

1. Ziziphus spian Christi dari Arab

bidara arab

Pohon bidara ini disebut juga dengan bidara Arab karena asalnya dari negara Arab. Nama lainnya ialah Christ’s Thom jujube. Pohon berbuah manis dan asam ini tumbuh dengan baik di daerah tropis dan Asia barat. Pohon ini juga tumbuh di negara Israel khususnya di lembah-lembah hingga ketinggian lokasi 500m.

Buah Ziziphus spian Christi bisa dikonsumsi dan jadi sumber gizi dan vitamin yang baik untuk tubuh. sedangkan bunganya menjadi sumber madu di Eritrea dan Yaman dimana lebah akan hinggap dan menghisap nektar karena aroma bunga yang harum. Hal ini juga membantu penyerbukan bunga bidara.

Untuk daunnya sendiri banyak pula dipakai untuk kepentingan ruqyah hingga bahan pembuatan sabun. Jadi, hampir semua bagian dari pohon ini bisa bermanfaat bagi manusia maupun hewan lain.

2. Ziziphus Mauritiana di Daerah Pantai

bidara pantai

Jenis bidara selanjutnya ialah bidara laut yang tumbuh dan berkembang dengan baik di kawasan pantai atau pinggiran laut. Karakter buah ini ialah rasanya yang asam dan warna buah kuning. Sedangkan untuk ciri pohon dan batang dilingkupi dengan duri. Bedanya, duri bidara laut ini lebih besar dibandingkan duri bidara Arab.

Tanaman ini ditemukan dengan liar di hutan-hutan pinggir pantai karena lingkungan tanah berpasirnya sesuai dengan syarat hidup tanaman bidara. Dengan batang pohon kecil dan kayu yang keras, terdapat pula cabang-cabang yang bengkok dan menyebar. Sedangkan rantingnya memiliki rambut pendek. Masyarakat pantai memakai buah ini selain untuk konsumsi juga untuk mengobati mabuk laut.

Untuk ciri daunnya ialah cenderung berbentuk oval tanpa gerigi di pinggirnya. Panjang daun bisa mencapai 29 cm dan lebar 2 cm.

3. Zizyphus jujube atau Widara China

bidara china

Buah yang satu ini banyak memiliki nama lain, diantaranya ialah: kurma cina, kurma merah, kurma korea, dan kurma india. Tanaman yang termasuk pada keluarga Rhamnaceae ini selain untuk tanaman budidaya juga jadi pohon perindang.

Warna dan rasa buah dari pohonnya mirip apel segar dengan bentuk buah cenderung oval. Ciri buah ini kalau sudah matang ialah berwarna cokelat sampai keunguan dan keriput. Karena hal inilah maka buah ini mendapat julukan sebagai kurma kecil. Bijinya keras mirip biji tanaman zaitun.

Khasiat Daun Bidara Bagi Manusia

manfaat dan efek buruk buah bidara

Pohon bidara adalah jenis pohon yang mudah tumbuh di negara-negara tropis dan di Asia barat. Selain sebagai perindang rumah, pohon ini ternyata juga memiliki beragam manfaat. Mulai dari buah, daun, batang dan kulit kayunya, pohon bidara sangat dibutuhkan manusia.

Khasiat Postif dari Buah Bidara

Ada beragam cara untuk mengkonsumsi buah bidara. Selain untuk mendapatkan manfaat bagi kesehatan, buah ini juga dikonsumsi karena rasanya yang lezat. Beberapa jenis bidara memberikan rasa yang manis. Sedangkan yang lainnya memiliki rasa asam.

Buah bidara ini sama seperti buah lainnya. Untuk memakannya anda bisa memotong buah untuk memisahkan daging buah dengan kulitnya. Sebagai alterntaif, anda bisa pula memakan kulitnya. Untuk memperkaya cita rasa, terutama jika rasanya asam, ada yang menambahkan garam ketika memakan buah ini.

1. Manfaat Buah Bidara

Utamanya pada buahnya, ada beragam manfaat yang diberikan. Di dalam buah kaya akan mineral dan vitamin sehingga baik untuk berbagai organ tubuh, sistem peredaran darah dan kulit. Buah ini juga dikenal sebagai makanan suplemen pencegahan terhadap berbagai penyakit. Beberapa manfaat buah bidara ini ialah :

  • Manfaat buah melindungi terhadap dingin dan batuk => Manfaat ini dapat dari kandungan vitamin A dan C buah bidara.  Karenanya, secara tradisional banyak yang mengkonsumsi makanan ini sebagai buah yang sehat.
  • Manfaat buah untuk menurunkan tekanan darah => Buah Bidara kaya kalium dan Vitamin B-kompleks. Karenanya, buah lezat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Sebagai Antioksidan => Inilah salah satu buah yang menjadi sumber antioksidan yang baik. Kandungan ini membantu dalam meremajakan sel-sel tubuh, dan memperbaiki berbagai disfungsi hati serta ginjal.
  • Bermanfaat bagi kulit => Buah ini juga digunakan untuk menyembuhkan sunburns, kekeringan pada kulit, kerutan dan berbagai masalah wajah. Manfaat ini berasal dari kandungan antioksidan buah dan berbagai vitamin di dalamnya.
  • Membantu mengobati gangguan pencernaan => Ziziphus mauritiana secara alami menormalkan sistem pencernaan manusia. Konsumsi buah bidara bisa membantu dalam sekresi enzim, sehingga membuat berbagai fungsi organ pencernaan normal. Buah ini juga menyembuhkan sembelit.
  • Meningkatkan energi => Buah bidara dikenal juga sebagai sumber energi yang baik. Kandungan di dalamnya bekerja pada sistem saraf secara sangat efektif sehingga mengurangi kelelahan dan membantu mendapatkan kembali energi untuk aktivitas.

Manfaat lainnya

  • Memperkuat otot, tulang dan gigi => Adanya kandungan kalsium dan fosfor yang baik dalam buah bidara mampu mendukung penguatan otot, tulang dan gigi. Maka, bagi anak-anak maupun dewasa bisa menjadikan buah ini sebagai bahan konsumsi dalam aturan yang cukup dan tidak berlebihan
  • Membantu dalam penyembuhan luka dengan cepat => Buah bidara memiliki beberapa asam amino penting. Dari sinilah didapatkan manfaat buah untuk membantu sel-sel tubuh dalam membangun berbagai jenis protein yang penting untuk penyembuhan luka karena faktor eksternal.
  • Menenangkan sistem saraf => Buah bidara memiliki sifat menenangkan sistem saraf dan bekerja sebagai anti-depresan yang baik dan efektif. Utamanya ialah bisa membantu dalam menghilangkan stres dan kecemasan. Konsumsi dalam jumlah yang normal juga menyembuhkan berbagai gangguan tidur seperti insomnia.
  • Membantu meningkatkan kekebalan tubuh => Adanya flavonoid dalam buah bidara membantu secara alami menangkap radikal bebas dalam sistem sirkulasi darah. Radikal bebas ini bisa menyebabkan penyumbatan jantung dan berbagai masalah kardiovaskular lainnya.
  • Mengurangi resiko kanker => Beberapa kandungan buah bidara lainnya ialah berupa antioksidan, anti-inflamasi dan anti-kanker. Dengan demikian, maka konsumsi buah ini bisa membantu mengurangi risiko pembentukan sel kanker, menyembuhkan berbagai gangguan pencernaan dan mengurangi alergi dan karenanya peningkatan kekebalan tubuh.

2. Khasiat Daun Bidara Bagi Manusia

Budidaya pohon dan tanaman bidara banyak ditemukan bukan hanya untuk dimakan buahnya. Akan tetapi banyak pula yang ingin memanfaatkan daunnya. Beberapa Khasiat Daun Bidara bagi manusia ialah :

  • Khasiat Daun Bidara untuk Mengatasi gangguan mulut => Sariawan, gusi berdarah, bibir pecah-pecah adalah beberapa jenis gangguan mulut yang dapat disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah kurangnya menjaga kebersihan mulut. Daun dari buah bidara dapat digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan mulut.
  • Khasiat Daun Bidara untuk Mengobati luka => Daun pohon bidara mengandung antiseptik sehingga sangat cocok digunakan untuk mengobati luka baik luka lama maupun luka baru.
  • Khasiat Daun Bidara untuk Mengatasi masalah wanita => Bagi yang mengalami keputihan, haid yang tidak lancar dan gangguan kewanitaan lainnya, penggunaan daun bidara ini cocok untuk mengatasi berbagai gangguan tersebut.
  • Khasiat Daun Bidara untuk Memiliki banyak kandungan mineral => Daun dari tanaman ini mengandung banyak mineral yang berguna dalam merawat kesehatan tulang dan kesehatan gigi.
  • Mengandung senyawa antibakteri => Daun pohon bidara memiliki senyawa antibakteri. Antibakteri ini memiliki banyak manfaat seperti mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri layaknya flu dan pilek.

Khasiat Daun Bidara Lainnya

  • Khasiat Daun Bidara untuk Obat demam => Daun bidara dikenal sebagai obat tradisional  untuk penyakit Tifus. Terutama bagi anak-anak, daun bidara bisa membantu dalam mengurangi demam.
  • Khasiat Daun Bidara untuk Mengatasi jerawat => Masalah kulit sekalipun bisa diatasi dengan aplikasi daun bidara. Caranya ialah dengan menumbuk daun-daun yang telah dicuci. Lalu tambahkan air ke dalam mangkok. Setelah itu barulah didiamkan diaplikasikan sebagai masket di wajah untuk menghilangkan jerawat.
  • Khasiat Daun Bidara untuk Perawatan kulit kering => Daun Bidara ini memang bermanfaat untuk kulit terutama mengatasi kulit yang kusam. Cara mengaplikasikannya ialah dengan mengancurkan daun-daun yang telah disiaokan. Lalu anda tinggal mencampurkan air hingga membentuk paska. Aplikasikan sebagai masker guna membuat kulit nampak lebih lembab.

Daun ini akan membusa jika remas dengan air. Manfaat dari bagian tanaman ini ialah untuk memandikan orang yang sakit demam. Dengan berbagai kandungan di dalamnya, maka khasiat daun bidara ini juga bisa membantu menurunkan demam.

Tidak hanya digunakan untuk obat, daun tanaman ini juga bisa digunakan sebagai pakan ternak. Di beberapa negara seperti India dan Afrika Utara, daun ini banyak digunakan untuk memberi makan unta, lembu, kambing dan domba.

3. Khasiat Daun Bidara, buah Bidara dan Pohon Bidara Secara Umum

Buah bidara memang dikenal sebagai salah satu buah yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun ternyata bukan hanya buahnya saja yang kaya manfaat. Setiap bagian dari tanaman ini juga memberikan manfaat tersendiri. Karena hal inilah, penanaman bibit widara banyak dilakukan dan menjadi budidaya di banyak negara termasuk di Indonesia. Yang paling banyak dikenal orang adalah khasiat daun bidara sebagai penangkal sihir maupun khasiat daun bidara untuk penyembuhan lainnya.

Mulai dari daun, batang, bahkan akarnya, pohon ini dibutuhkan oleh manusia. Beberapa manfaat dan khasiatnya ialah :

  • Akar pohon => Akar dari tanaman Ziziphus Mauritiana juga memberikan manfaat berupa membantu pertumbuhan rambut. Bagian tanaman Ini juga digunakan untuk mengurangi demam akibat berbagai penyakit seperti cacar air dan campak.
  • Kulit pohon => Untuk kulit pohon bidara sendiri bisa membantu dalam menyembuhkan peradangan. Inilah yang membuatnya menjadi obat tradisional dari masa ke masa.

Bagaimana Mendapatkan Manfaatnya?

Untuk mendapatkan berbagai manfaatnya, bagian dari tanaman buah di atas juga bisa diracik dengan herbal lainnya. Dengan demikian maka akan didapatkan buah yang memberikan manfaat  bagi kesehatan manusia.

Buah ini memiliki beberapa manfaat kesehatan yang dikenal manusia selama berabad-abad yang lalu. Bahkan hingga sekarang, tanaman widara menjadi salah satu tanaman budidaya yang khusus dibudidaya untuk pengobatan.

Di banyak daerah, daun-daun widara ini juga dijadikan sayur dan untuk dikonsumsi. Sedangkan daun yang tua digunakan untuk pakan ternak. Sementara rebusan airnya dipakai sebagai jamu. Inilah manfaat kompleks dari tanaman ini.

4. Khasiat Daun Bidara, Buah Bidara dan Pohon Bidara Selain Sebagai Obat

Obat-obatan herbal dan tradisional ini bisa sebagai obat dalam dengan diminum. Khasiat daun bidara juga cukup dikenal sebagai obat luar untuk penyembuhan luka. Bukan hanya di Indonesia, di negara lainnya, kulit kayu dan tanaman widara pada umumnya dipakai sebagai obat herbal. Malaysia adalah contohnya.

Selain khasiat daun bidara sebagai obat, kayu widara juga berguna untuk pembuatan perkakas. Kayu ini memiliki ciri khas berwarna merah dan teksturnya halus serta keras. Kayu ini bisa tahan lama sehingga dibuat jadi berbagai peralatan. Contohnya ialah sebagai gagang kapak, gagang pisau dan pahat serta perkakas tukang kayu lain.

Bukan hanya berwarna merah, ada pula kayu widara yang memiliki warna lain. Warna ini bervariasi berdasarkan varietasnya. Ada kayu widara berwarna kuning kecoklatan hingga ceklat gelap. Dengan keistimewaan kayu di atas, maka kayu widara juga dipakai untuk konstruksi, pembuatan furniture dan juga sebagai kayu lapis.

Efek Negatif Buah Widara Bagi Manusia – Hampir tidak ada

Meskipun penelitian tentang efek kesehatan tanaman dalam genus Ziziphus masih terbatas, namun terbukti secara tradisional bawa buah ini menawarkan manfaat bagi kesehatan.  Semua manfaat bisa didapatkan jika dalam konsumsi yang tidak berlebihan. Sebaliknya, dalam konsumsi yang berlebihan, buah bidara justru akan menimbulkan efek buruk.

Secara umum, buah bidara tidak memiliki efek samping dan dapat dikonsumsi dalam jumlah sewajarnya oleh siapa saja. Namun dengan catatan orang tersebut tidak memiliki komplikasi kesehatan maka buah bidara aman dikonsumsi. Khusus bagi mereka yang menjalani perawatan atau pengobatan penyakit maka harus berkonsultasi dengan dokter sebelum makan buah yang lezat ini secara teratur.

Saat ini buah bidara juga banyak yang dimakan dalam bentuk suplemen. Perlu diingat bahwa suplemen belum semua diuji keamanannya.  Dalam beberapa kasus, produk dapat memberikan dosis yang berbeda dari jumlah yang ditentukan untuk setiap ramuan.

Dalam kasus lain, produk mungkin terkontaminasi dengan zat berbahaya seperti logam. Lihat pula, keamanan suplemen pada wanita hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan mereka dengan kondisi medis tertentu. Konsultasi dengan dokter akan membantu memutuskan apakah aman untuk mengkonsumsinya atau tidak.

Kandungan dalam Buah Bidara

kandungan buah bidara

Semua manfaat buah dan daun bidara di atas tak lepas dari berbagai zat dan senyawa di dalamnya. Beragam manfaat di atas sudah diektahui oleh masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Namun untuk kandungan di dalamnya sendiri masih sedikit orang yang tahu. Beberapa kandungan buah bidara ini ialah :

  • Vitamin A => Secara umum, vitamin A ini bisa memberikan manfaat pada mata. Selain itu juga bagus dalam pembentukan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah sakit. Karenanya buah bidara ini cocok dikonsumsi oleh semua kalangan baik anak-anak, muda, maupun dewasa.
  • Vitamin C => Manfaat vitamin C dalam buah bidara ini juga bisa memperbaiki sistem kekebalan tubuh manusia. Kandungan vitamin lainnya ialah vitamin B1, B2, B3.
  • Kalsium => Mengkonsumsi buah bidara berarti juga membantu memenuhi suplay kalsium ke dalam tubuh. Fungsi kandungan ini ialah memperkuat tulang dan gigi.
  • Zat besi => Zat di dalam tubuh yang dibutuhkan untuk memastikan jumlah darah tetap normal. Selain untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan juga bisa membantu membentuk energi di dalam sel.
  • Karbohidrat => Konsumsi buah bidara bisa membuat kenyang. Hal ini tak lain karena adanya karbohidrat di dalam buah ini. Karbohidrat ini dijadikan sebagai sumber energi utama untuk otak, mata dan juga sel saraf. Keberadaan glukosa sebagai karbohidrat sederhana tidak bisa digantikan oleh energi lain sebagai sumber energi tubuh.

Kandungan Lainnya

  • Gula => Manfaat gula sangat kompleks bagi tubuh. Fungsi utamanya ialah untuk meningkatkan tekanan darah, menyembuhkan luka dan meningkatkan fungsi otak.
  • Lemak => Lemak sangat bermanfaat bagi tubuh. Diantaranya ialah sebagai penyerapan vitamin, membentuk struktur sel, dan sebagai sumber energi.
  • Protein => Suplai protein bagi tubuh bisa melalui konsumsi buah, seperti buah dari tanaman bidara. Fungsi utamanya iala untuk membangun dan memperkuat jaringan tubuh. Selain itu, protein juga membantu dalam pembuatan antibody dan sistem kekebalan tubuh.
  • Beta karoten => Beta Karoten adalah pigmen dalam tanaman yang membuat tanaman berwarna kuning dan oranye. Ciri ini ada pada buah bidara. Oleh tubuh, kandungan ini diubah menjadi vitamin A dan menjadi antioksidan yang baik.

 

Budidaya Bidara/Widara

Cara Memilih Bibit Unggul

bibit bidara unggul

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa tanaman widara ini bisa ditaman dengan penyebaran biji buah. Namun kelemahannya ialah waktu tanaman bisa menghasilkan buah bisa sangat lama. Karena hal itulah, banyak pembudidaya yang membuat bibit bidara vegetatif untuk penanaman buah ini. Namun sambil menunggu berbuah daunnya bisa anda manfaatkan, karena khasiat daun bidara tak kalah dengan buahnya.

Maka dari itu, jika ingin menanam tanaman ini, ketahui dulu bagaimana cara mendapatkan bibit bidara yang unggul. Pembuatan bibit bidara ini bisa dengan metode okulasi atau metode vegetatif lainnya yang akan menguntungkan pembudidaya. Berbagai keuntungannya diantaranya ialah : mampu menghasilkan buah yang lebih cepat dan juga memiliki varietas unggulan sesuai dengan induk  dari bibit bidara.

Baik penanaman pohon di lahan atau di dalam pot yang disebut tabulampot, maka bisa mengaplikasikan beberapa tips berikut ini. Cara ini bertujuan untuk mendapatkan bibit unggul dan memperoleh hasil panen buah yang baik.

Mencari toko bibit terbaik

Pekerjaan ini bukanlah perkara mudah.  Karena baik di online maupun offline banyak ditemui penjual bibit. Namun sebagai tipsnya, harus memilih yang terbaik.

Toko bibit haruslah sudah dikenal sebagai pemasok bibit tanaman buah yang berkualitas. Dengan adanya nama dan juga kredibilitas ini maka bisa dijamin bahwa hasil bibit yang diberikan akan sesuai dengan permintaan. Jika memungkinkan, anda bisa mengunjungi website www.rumahtanaman.com untuk mencari bibit tanaman ini.

Toko bibit yang baik juga akan memberikan konsultasi dan juga tips perawatan tanaman. Apalagi bagi yang pemula, maka tips tersebut sangat penting untuk memulai budidaya widara yang sukses dan menghasilkan buah berlimpah.

Pastikan kebenaran varietas bibit

Masing-masing bibit bidara memiliki keunikan dan juga keunggulan masing-masing.  Karena hal itulah, wajib untuk memastikan varietas bibit yang akan dibeli. Varietas ini juga penting untuk memastikan bahwa tanaman tersebut bisa tumbuh di tanah maupun media tanam ynag dimiliki.

Sekali lagi, membeli bibit di toko bibit terbaik adalah kuncinya. Di toko inilah akan ada berbagai jenis bibit yang lengkap. Anda bisa memilihnya tanpa harus jauh-jauh datang ke toko karena toko bibit terbaik akan menyediakan cara pembelian bibit yang mudah dan praktis.

Bibit vegetatif bisa jadi pilihan

Meskipun ada pula yang menjual biji tanaman ini untuk dijadikan bibit, namun agar lebih cepat berbuah, maka pilihlah yang dari pembibitan vegetatif. Berikut ini kelebihannya :

  • Tanaman lebih cepat dewasa dan berbuah. Karena dengan okulasi atau cangkok akan didapatkan bibit dari indukan dewasa yang sudah berbuah.
  • Mudah ditanam dan dirawat dengan berbagai metode, seperti ditanam di halaman rumah sampai dengan metode tabulampot.
  • Kualitas bibit bidara bisa dipastikan dan tidak memiiki penyakit dan hama. Hal ini dimungkinkan karena induk yang dipilih ialah induk dari tanaman yang sehat dan bebas hama serta penyakit.
  • Sifat buah hampir sama dengan induknya. Karena cara perkembang biakan dengan vegetative atau bukan biji akan lebih unggul dengan varietas yang sudah bisa dipastikan.
  • Bibit sudah cukup umur dan siap tanam karena minimal usia bibit adalah 6 bulan dengan akar-akarnya yang kuat dan juga sehat.

Pilih Bibit Widara yang Sehat

Kondisi bibit tanaman, termasuk widara ini sangat penting. Perhatikan kondisinya dan pastikan sehat tanpa penyakit atau hama. Cirinya ialah :

  • Warna daun hijau segar
  • Memiliki batang dan cabang yang banyak dan sehat
  • Tidak ada jamur pada batang maupun tunasnya

Itulah beberapa cara memilih bibit unggul untuk tanaman widara yang populer di Indonesia. Meskipun bukan untuk tujuan membuat perkebunan, namun mengetahui cara pemilihan bibit tersebut penting untuk memastikan bibit tidak beresiko mati.

Bibit yang kurang unggul memiliki resiko kematian yang lebih besar. Kualitasnya juga akan berkurang dan kemungkinan kecil buah akan berbuah banyak. Dengan memilih bibit terbaik, tanaman bidara ini bisa memberikan manfaat baik dari buah, batang, daun hingga akarnya.

Bibit Widara Siap Tanam

Bibit dari tanaman Widara ini memiliki karakteristik tertentu. Khususnya bagi bibit yang sudah siap diaplikasikan di media tanam. Inilah karakteristik bibit tersebut, khususnya bagi penyemaian bibit di polybag berdiameter 25 cm :

  • Tinggi bibit => Untuk bibit yang didapatkan dari perkembangbiakan vegetative, maka karakternya ialah memiliki tinggi antara 20 hingga 80 cm. Tinggi ini ideal untuk penanaman tanaman dimana akar-akarnya sudah cukup kuat.
  • Jenis perbanyakan => Vegetatif memiliki berbagai metode. Salah satu yang bisa menghasilkan bibit terbaik adalah melalui okulasi. Cara perbanyakan ini bisa melahirkan bibit yang kualitas dan varietasnya terjamin.
  • Umur bibit => Untuk bibit yang ideal ditanam, minimal berusia 6 bulan dimana bibit ini sudah bisa disemai di polybag ukuran diameter 25 cm.

Berbeda ukuran polybag, maka syarat bibit pun juga berbeda. Khusus untuk polybag berukuran 35 cm, maka syarat bibit unggul yang ideal adalah :

  • Tinggi bibit => agar akar cukup kuat dan sesuai dengan kedalaman polybag yang ada, maka ukuran bibit ini adalah 1 sampai 1,5 meter.
  • Jenis perbanyakan => Meskipun bisa memakai cara lain, namun okulasi jadi cara perbanyakan untuk widara yang terbaik.
  • Umur bibit => Untuk mendapatkan ketinggian tanaman dan diameter pohon yang ideal untuk pembibitan, maka usia bibit harus minimal 1 tahun.

Bibit tersebut sudah mulai tumbuh bisa diaplikasikan untuk ditanam di media yang ada. Bibit ini ideal untuk budidaya perkebunan, dan juga untuk di tanam di depan rumah atau halaman. Ada pula cara penanaman yang dilakukan, yaitu dengan tabulampot.

Cara Membudidayakan Pohon Bidara

khasiat daun bidara

Trik menanam bibit bidara ini perlu diketahui khususnya bagi yang ingin belajar menanamnya. Baik untuk budidaya atau tanaman perindang, tips menanam pohon ini sangat penting. Mulai dari pemilihan bibit sampai perawatannya, semuanya tahap butuh perlakuan khusus. Bagi yang mau belajar, berikut ini adalah beberapa cara budidaya tanaman widara yang benar :

1. Cara menanam dari biji

Pada bagian atas sudah dijelaskan bahwa penanaman bibit untuk pohon widara ini bisa melalui biji ataupun dengan cara vegetatif. Khusus untuk biji, ada cara khusus yang bisa diterapkan.

  • kumpulkan biji dari tanaman widara dari buah yang sudah matang. Cirinya ialah buah menjadi cokelat kemerahan dan mengkilap serta tidak ada lagi tanda hijau di ujungnya. Lalu, kumpulkan tiga atau empat bagian untuk ditanam. Jumlah ini dipilih untuk meningkatkan peluang dalam menemukan bibit widara yang paling unggul dan tepat.
  • Buah yang sudah matang lalu dipotong memanjang dengan pisau. Setelah buah terbelah, maka ambil bagian bijinya. Langkah selanjutnya ialah rendam benih dalam air hangat selama satu jam.
  • Agar biji yang akan jadi benih ini bersih dari daging buah, maka gosok dengan lembut. Setelah itu baru dibilas dengan air bersih dan keringkan. Jika perlu bisa memakai tisu untuk membantunya kering sempurna. Benih ini lalu dipindahkan dan menunggu beberapa hari sebelum akhirnya direndam kembali untuk menghasilkan kecambah.
  • Taburkan biji yang telah menjadi benih tersebut ke dalam polybag untuk lebih mudah dalam memantau pertumbuhan tanaman.

Cara budidaya tanaman widara melalui biji buah ini lebih sulit dan butuh proses lebih lama. Karena hal inilah, maka pembibitan dengan cara vegetative banyak dipilih untuk memperoleh buah widara yang lebih cepat tumbuh.

2. Pembibitan Buah Widara Melalui Vegetatif

Cara vegetative bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan cara penempelan atau penyambungan. Benih yang sudah disemai maka selanjutnya harus ditanam di jarak tanam 5 sampai 9 meter. Untuk pertumbuhan maksimal, maka lakukan penyiraman dengan rutin guna menjaga kelembaban tanah.

Hal lain yang tak boleh diperhatikan ialah dengan mengikatkan bibit bidara pada tonggak. Tujuannya ialah agar tanaman bisa tumbuh tegak. Jika sudah mulai tumbuh, maka pemangkasan adalah proses yang tak boleh dilupakan. Karena untuk hasil widara yang melimpah, dibutuhkan 4 hingga 5 cabang yang sempurna.

Kelebihan dari cara pembibitan yang vegetatif ialah pohon bisa berbuah lebih cepat. Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk berbuah. Selanjutnya produksi buah akan lebih banyak pada tahun ke 4.

3. Penanganan Penyakit dan Masalah Pada Budidaya Pohon Widara

Hampir sama dengan masalah budidaya tanaman dan buah lainnya. Masalah yang dihadapi oleh tanaman dan bibit widara ialah hama yang menyebabkan akar busuk. Masalah ini sangat sulit ditangani. Meskipun demikian, pemakaian insektisida bisa jadi solusinya.

Jika mendapati hama dan penyakit ini, maka jangan menanam kembali tanaman pada tempat yang sama. Hal ini karena kemungkinan penyakit akan membuat masalah pada tanaman lainnya. Bahkan tanaman baru yang ditanam di tempat tersebut bisa beresiko mati. Pasalnya, hama  dari busuk akar ini menyebabkan masalah pada pertumbuhan akar. Akhirnya bisa menyebabkan semak di bawah pohon dewasa.

4. Panen dan Pasca Panen Buah Bidara

Meskipun ada dalam satu pohon yang sama, namun buah widara tidak bisa matang secara bersamaan. Bahkan panen bisa dilakukan hingag 4 kali atau lebih. Hal ini dikarenakan, buah yang dipanen harus buah yang benar-benar matang.

Jika buah yang dipanen masih mentah, maka akan lebih cepat busuk. Namun jangan pula memanen buah saat sudah terlalu matang. Kondisi ini bisa membuat buah jadi tidak menarik lagi teksturnya karena akan berkerut.

Tag : Khasiat daun bidara, khasiat daun bidara untuk kesehatan, khasiat daun bidara untuk menangkal sihir, khasiat daun bidara untuk ganguan jin, khasiat bidara, khasiat bidara untuk kesehatan.


Bibit Tanaman Buah Online

Marketing Office :Jl. Tegal Danas No. 38 Kp. Bugelsalam RT. 001 RW. 003 Ds. Sertajaya Kec. Cikarang Timur Kab. Bekasi 17823

Office : (021) 28512658

Telp/SMS/WA/Line : 0812 8342 7293

PIN BB : D9DACC56


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *