Kategori: Uncategorized

Kedondong – Buah Yang Tidak Banyak Orang Tahu Khasiat & Manfaatnya

Kedondong - buah yang satu ini dikenal dengan buah yang sering dijadikan rujak, buah ini memiliki rasa yang cenderung asam namun cukup lezat untuk diolah menjadi rujak atau manisan. Ukuran buahnya berbentuk bulat lonjong kecil, kulit berwarna hijau dan biji buah yang berserat. Buah kedondong merupakan tanaman buah asli yang berasal dari kawasan Asia Tenggara dengan nama latin Spondias Dulcis Forst. Buah ini tidak bisa berbuah setiap bulan. Hanya akan berbuah pada bulan Januari sampai April saja. Tanaman buah ini sangat mudah dibudidayakan dan adaptif di berbagai tempat.

Kedondong merupakan jenis tanaman buah yang tergolong ke dalam suku mangga-manggaan. Buah ini dikenal dengan banyak nama lain di berbagai daerah, termasuk kedondong (Indonesia), plum Juni (Bermuda dan Jamaika), juplon (Costarica), apel emas (Barbados dan Guyana), hevi (Filipina), mokah (Kamboja), gway (Myanmar), makak farang (Thailand) dan masih banyak lagi keragaman nama buah kedondong di Negara-negara seluruh dunia.

Ciri - Ciri Buah Kedondong

Tanaman ini punya ciri khas pada buahnya yang diluar halus di dalamnya kasar seperti duri, sehingga tanaman ini sering dijadikan sebuah perumpamaan "hati kedondong" artinya diluarnya tidak sama di dalam. Buah kedondong secara tradisional telah lama dijadikan obat oleh masyarakat kita. Walaupun aslinya dijumpai sebagai tanaman besar, saat ini mudah dijumpai kedondong mini yang pendek batangnya dan sudah berbuah, cocok sekali ditanam dalam tabulampot.

Ciri - ciri tanaman ini memiliki Batang: Berkayu, bulat, bercabang, bekas daun nampak jelas, masih muda hijau setelah tua putih kehijauan. Tinggi pohon sampai 15 meter. Daun: Majemuk, menyirip, anak daun lirna sampai lima belas, berhadapan, bertangkai pendek, bentuk bulat memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip. panjang 6-10 cm, lebar 25-50 mm, hijau.

Manfaat Buah Kedondong Bagi Kesehatan

Buah ini memang terkenal memiliki rasa yang asam, tetapi jangan dibalik rasa buah kedondong yang asam tersebut, buah ini memiliki banyak sekali kandungan gizi dan senyawa yang diperlukan oleh tubuh. Air, serat, sukrosa, protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, C, B1, dan pectin lengkap ada di dalam buah ini. Semua kandungan tersebut membuat buah ini patut dijadikan buah konsumsi sehat sehari-hari.

Jika Anda suka dengan buah yang memiliki rasa yang asam untuk membuat rujak atau manisan ? Buah yang satu ini sangat cocok  untuk anda jadikan rujak atau manisan. Selain dijadikan rujak atau manisan, kedondong juga dapat dimakan langsung atau diolah menjadi aneka ramuan herbal yang sangat berkhasiat bagi kesehatan. Buah ini memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Bahkan buah ini juga bisa mengatasi dan mencegah berbagai penyakit yang berbahaya, seperti penyakit jantung juga menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Berikut beberapa khasiat buah kedondong dan penjelasannya :

1. Menyembuhkan luka

Kandungan vitamin A yang terkandung dalam buah kedondong bermanfaat untuk membantu dalam proses penyembuhan luka dari dalam. Jika Anda sudah memberikan obat luar untuk luka di kulit Anda, Anda bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi kedondong.

2. Mencegah penyakit jantung

Kegunaan buah kedondong yang juga penting adalah sebagai makanan pencegah penyakit jantung. Kandungan gizi yang lengkap akan membantu jantung Anda bekerja dengan optimal dan menjadikannya lebih sehat.

3. Sebagai Obat batuk

Buah ini juga dapat dijadikan sebagai obat batuk, khasiat kedondong untuk penderita batuk adalah sebagai obat peredanya. Penyakit ini dapat diobati dengan mengolah kedondong menjadi halus kemudian menambah sedikit garam. Ramuan ini bisa diminum penderita batuk sehari dua kali.

4. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Khasiat kedondong yang selanjutnya yaitu manfaat buah ini untuk dijadikan sumber makanan penguat daya tahan tubuh. Hal ini diperkuat dengan kandungan vitamin C. Daya tahan tubuh Anda akan semakin meningkat jika Anda memakan buah ini dengan teratur.

5. Sebagai Anti oksidan

Vitamin C juga mampu menjadi vitamin penangkal radikal bebas. Itulah kenapa jika buah kedondong adalah salah satu buah dengan fungsi anti oksidan terbaik untuk mencegah radikal bebas mengganggu kesehatan tubuh Anda.

6. Untuk Mengatasi diare

Manfaat buah kedondong juga ampuh untuk mengatasi diare. Hal ini karena buah asam yang satu ini punya kandungan anti bakteri yang bisa membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh, termasuk bakteri yang ada pada pencernaan pemicu diare.

7. Sebagai obat anemia

Khasiat buah kedondong selanjutnya yaitu berkaitan dengan kandungan zat besi yang ada pada buah ini. Zat besi berfungsi sebagai senyawa untuk obat anemia karena penambahan sel darah merah dapat dibantu dengan mengonsumsi makanan dengan kandungan zat besi.

8. Dapat menyehatkan mata

Buah kedondong punya kandungan vitamin A yang bagus untuk membuat mata Anda jauh lebih sehat. Buah ini cocok untuk mereka yang menderita mata minus sejak kecil sehingga bisa mengurangi penurunan ketajaman mata.

9. Mengontrol kadar kolesterol

Buah kedondong dengan vitamin C nya juga mampu mengontrik kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Hal ini karena vitamin C bisa membantu tubuh untuk meningkatkan kerja metabolisme, sehingga kadar kolesterol dapat lebih seimbang.

10. Menyehatkan gigi dan tulang

Fosfor dan juga kalsium dalam buah ini adalah kandungan senyawa yang baik untuk gigi dan juga tulang. Jika Anda memakan buah kedondong setiap hari, maka Anda juga membantu tubuh Anda untuk menyehatkan tulang dan gigi.

11. Mencegah penuaan dini

Vitamin C dalam tubuh akan bekerja melindungi sel dan molekul tubuh, sehingga penuaan dini yang terlalu cepat dapat dicegah. Buah kedondong mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga memiliki fungsi sebagai makanan yang bisa mencegah penuaan dini.

Itulah beberapa khasiat dan manfaat buah kedondong yang jarang kita ketahui. Selain 11 khasiat dan manfaat buah kedondong diatas, kedondong juga dapat digunakan untuk Menjaga kecantikan kulit wajah, Obat penghilang rasa kantuk, Mengatasi peradangan, Asupan energi untuk tubuh, Makanan bernutrisi untuk ibu hamil, Nutrisi untuk atlet, Pengganti gula dan untuk Menyehatkan kulit.

Bahaya Terlalu Banyak Mengkonsumsi Buah Kedondong

Buah kedondong merupakan buah yang sangat baik dan memiliki banyak khasit jika dikonsumsi, termasuk oleh ibu hamil. Tetapi kita semua tahu bahwa semua yang dikonsumsi secara berlebihan itu tidak baik, karena jika kita mengkonsumsi sesuatu dengan berlebihan akan mengubah sesuatu yang baik menjadi tidak baik atau bahkan menjadi racun, termasuk juga buah yang satu ini.

Buah kedondong yang masih muda mempunyai rasa yang lebih asam daripada kedondong yang sudah tua. Jika buah kedondong yang masih muda ini apabila dikonsumsi dengan jumlah yang berlebihan oleh ibu hamil, maka akan menyebabkan perut menjadi panas karena kandungan asamnya yang lebih banyak. Dan jika buah ini dikonsumsi oleh ibuhamil dengan berlebihan, maka dapat menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan pencernaan dan resiko terbesarnya atau kemungkinan terburuknya adalah kandungan ibu akan mengalami keguguran. Oleh karena itu, bagi ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi buah ini tidak terlalu banyak dan mengkionsusmi buah yang sudah cukup tua.

Resep Membuat Manisan Kedondong

Manisan kedondong sangat cocok dinikmati saat cuaca sedang panas, selain menyegarkan, manisan ini juga bisa menghilangkan mual atau pusing kepala.

Berikut adalah resep untuk membuat manisan kedondong

1. Manisan Kedondong

Bahan

  • 10 buah kedondong ukuran besar
  • 5 sendok makan garam
  • 1 sendok makan air kapur sirih
  • 100 gram gula
  • 5 gelas air
  • 1 sendok teh vanili
  • 1 sendok teh benzoat (jika ingin tahan lama)

Cara Membuat

  1. Kupas buah, kemudian potong kecil memanjang, lalu cuci sampai bersih.
  2. Campurkan air dengan kapur sirih, lalu rendam kedondong selama 1 jam. Setelah itu angkat dan tiriskan.
  3. Cuci kembali kedondong sampai benar-benar bersih dan tiriskan lagi.
  4. Rebus air, masukkan gula, garam, dan juga pewarna makanan, aduk sampai gula menjadi larut.
  5. Masukkan kedondong, tunggu sampai mendidih, lalu angkat dan dinginkan.
  6. Simpan manisan kedondong di dalam kulkas.
  7. Manisan kedondong siap untuk disajikan.

2. Manisan Kedondong Sederhana

Bahan

  • 1 kg kedondong
  • 300 gram gula pasir
  • 2 liter air
  • 2 sendok makan air kapur sirih

Cara Membuat

  1. Kupas buah dan cuci sampai bersih, lalu rendam dalam 1 liter air yang sudah ditambahkan air kapur sirih. Diamkan selama kurang lebih 2 jam.
  2. Rebus air sebanyak 1 liter lalu tambahkan gula pasir, aduk rata sampai gula larut.
  3. Masukkan kedondong dan masak sampai mendidih.
  4. Setelah mendidih, angkat dan tunggu sampai dingin, baru setelah itu masukkan dalam kulkas.
  5. Manisan kedondong sederhana siap disajikan.

3. Manisan Kedondong Pedas

Bahan

  • 1 kg kedondong yang sudah dikupas dan dipotong sesuai selera
  • 200 gram gula merah
  • 200 gram gula pasir
  • 2 liter air

Bahan Yang Dihaluskan

  • 6 buah cabe rawit merah
  • 5 buah cabe rawit merah besar yang sudah dibuang bijinya
  • 1 siung bawang putih
  • 1 sendok makan garam
  • 1/2 sendok teh terasi

Cara Membuat

  1. Campur terlebih dahulu air bersama dengan gula pasir dan gula merah serta bumbu yang sudah dihaluskan.
  2. Masukkan ke dalam panci dan rebus sampai gula larut dan air mendidih.
  3. Susun kedondong di dalam toples kaca, kemudian tuangkan larutan gula yang sudah dibuat.
  4. Tutup toples rapat-rapat dan masukkan ke dalam kulkas, diamkan selama semalaman.
  5. Manisan kedondong pedas siap disajikan.

Sangat mudah bukan untuk membuat manisan buah yang satu ini?? silahkan praktekan dirumah masing - masing.

Budidaya Kedondong

Kedongdong merupakan tanaman buah yang sangat mudah untuk dibudidayakan tanpa perlakuan khusus. Tanaman ini cukup adaptif di berbagai tempat. Tanaman ini merupakan tanaman buah yang tumbuh tinggi, tetapi saat ini sudah banyak tanaman buah yang tumbuh tidak terlalu tinggi bahkan ditanam didalam pot.

Penyiapan Benih / Bibit

Hal pertama yang harus disiapkan untuk menanam kedondong adalah benih / bibit. Pengadaan benih / bibit dapat dilakukan secara generatif atau dengan vegetatif. Dibanding cara generatif, kebanyakan petani menggunakan bibit secara Vegetatif. Cara vegetatif terbukti bibit lebih cepat berbuah dan sifat hampir sama dengan induknya.  Pembiakan vegetatif dapat dilakukan dengan cara cangkok, stek batang atau dengan okulasi sambungan.

Cara Penyemaian Benih

Benih dapat disemai terlebih dahulu pada tempat pesemaian khusus. penyemaian dilakukan dengan menggunakan tanah humus atau tanah dicampur dengan kotoran hewan, setelah tumbuh 4-5 daun dapat dipindahkan ke dalam polybag. Tempat peyemaian ini biasanya dibuat dengan naungan dan pinggirnya ditutup dengan jaring kawat untuk melindungi benih dari gangguan hewan.

Perawatan Bibit

Penyiraman menggunakan gembor yang lubang-lubangnya kecil sehingga kucuran air tidak merusak tanah pesemaian. Apabila ada gejala-gejala benih yang terkena serangan hama maka penyemprotan pestisida dapat dilakukan dengan dosis yang rendah. Apabila biji yang tumbuh terlalu banyak dan rapat maka perlu dijarangi.

Pemindahan Bibit

Setelah bibit sudah mencapai pertumbuhan yang baik dengan pertumbuhan daun antara 10-15 helai maka bibit siap ditanam dilapangan. Waktu pemindahan bibit dilakukan pada pagi hari/sore hari ketika udara masih sejuk. Setelah bibit dipindahkan dapat dilakukan penyiraman.

Persiapan Lahan  / Media Tanam

Kondisi tanah seperti halnya pH tanah perlu diukur dahulu dengan menggunakan pH-tester. Dengan mengetahui pH tanah maka dapat diketahui apakah tanah perlu pengapuran atau tidak. Selain pH tanah, perlu juga dilakukan analisis tanah dengan mengamati jenis tanah dan kesuburannya. Apabila tanah kurang subur maka perlu dilakukan pemupukan awal. Pemupukan awal biasanya dengan menggunakan pupuk kandang. Penetapan waktu penanaman juga sangat penting, untuk tanaman kedondong diusahakan ditanam pada awal musim hujan. Tanaman dapat berbuah lebat dan tajuknya menyebar sehingga jarak tanam antar pohon juga harus lebar. Produksi untuk setiap pohon bisa bermacam-macam tergantung jenis/varietas yang ditanam.

Pembukaan Lahan

Supaya tanaman tumbuh subur, maka hendaklah seluruh kebun dibajak atau dicangkul. Biayanya memang cukup banyak, tetapi biaya ini tidak akan sia-sia dibandingkan dengan hasil kebun yang akan didapat. Bagi tanah yang kurang baik pembuangan airnya, hendaklah dibuat saluran-saluran pembuangan air, umpamanya bagi tanah yang rendah, padat, dan sebagainya.

Membuat Bedengan

Pada umumnya penanaman kedondong tidak perlu menggunakan bedengan-bedengan. Akan tetapi, bila lahan sering digenangi air maka pembuatan bedengan sangat diperlukan.

Pemupukan

Pada tanah yang kurang subur akibat kandungan humus hanya sedikit, atau tanah itu padat, maka hendaklah tanah tersebut ditanami pupuk hijau terlebih dahulu. Tanaman yang ditanam sebagai pupuk adalah tanaman yang dapat mengahasilkan unsur hara nitrogen (N) dan unsur-unsur hara lainnya yang sangat diperlukan tanaman kedondong. Pemakaian pupuk kimia seperti urea, TSP, ZA dan lainnya juga dapat diberikan dengan dosis yang sesuai.

Pemasangan Ajir

Setelah tanah selesai dikerjakan, maka mulailah dipasang ajir pada tempat-tempat yang akan ditanami pohon kedondong. Kegunaan ajir tersebut ialah agar bibit pohon yang ditanam dapat berjajar dengan teratur.

Pembuatan Lubang Tanam

Siapkan/gali lobang dengan ukuran 40x40x40, kasih lobang dengan pupuk kandang sekitar 50% dari lobang, setelah itu kasih tanah lagi sekitar 5 cm, lalu tanam bibitnya.

Cara Penanaman

Waktu terbaik untuk menanam pohon ialah pada permulaan musim hujan, sebab selama musim hujan akan tumbuh banyak akar, sehingga dalam musim kemarau tidak akan kekurangan air. Bibit yang berasal dari semai, sebelum ditanam polybagnya (dari keranjang bambu) harus dibuang; bila tidak maka akan mudah untuk menjadi sarang rayap dan akar-akarnya terganggu menembusnya. Bibit yang berasal dari pesemaian lebih baik dari pada yang berupa stump, sebab lekas tumbuh dan tidak mudah dihinggapi penyakit.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan setelah pohon berumur 2-4 minggu setelah tanam. Gulma yang ada di sekeliling tanaman muda segera di cabut sampai akar-akarnya dan dapat dimasukkan dalam lubang khusus untuk dibuat kompos. Pencabutan harus hati-hati jangan sampai merusak akar pohon.

Pemupukan Tanaman Kedondong

Cara memupuk pohon yang tetap adalah dengan menyebar pupuk di tanah sekeliling pohon itu. Lebih baik kalau lingkaran pupuk itu lebih besar daripada lingkaran mahkota daun, sebab biasanya akar-akar yang mencari makanan, panjangnya sampai melampaui lingkaran mahkota daun. Untuk pupuk kandang lebih baik dibuat lubang sekeliling pohon dengan ukuran 40x40x30 cm. Tetapi jika tanah yang terluang diantara pohon-pohon tersebut juga ditanami dengan tanaman sela, maka tanah kebun itu harus dipupuk seluruhnya, setelah setahun ditanami. Jika pohon ditanami pohon yang tetap, maka hanya tanah sekeliling pohon yang dipupuk. Macam pupuk yang baik bagi pohon buah-buahan ialah pupuk organis. Untuk menjaga agar akar pohon tidak rusak, sebaiknya digali lubang yang mengelilingi pohon kearah luar (sejajar akar pohon).

Pengairan dan Penyiraman

Pengairan dilakukan pada saat musim kemarau. Apabila pengairannya sulit maka dapat dilakukan penyiraman pada waktu pagi dan sore hari. Penyiraman dapat dilakukan dengan menggunakan gembor atau menggunakan penyedot diesel bila lokasi pengambilan air agak sulit.

Waktu Penyemprotan Pestisida

Penggunaan pestisida harus hati-hati sebab salah-salah dapat membuat serangga yang menguntungkan akan ikut mati. Penyemprotan dilakukan pada pagi buta (pagi sekali) ketika udara masih tenang dan serangga-serangga yang menguntungkan belum datang seperti halnya lebah.

Pengurangan Buah

Buah yang terlalu lebat dapat menurunkan kualitas buah itu sendiri. Selain buahnya akan berukuran kecil-kecil tetapi juga bentuknya akan jelek dan dahan-dahannya mudah patah. Sehingga penjarangan buah perlu dilakukan pada waktu bunga menjadi buah, hendaknya sudah mulai dilakukan penjarangan. Pertama-tama buah yang sakit dan rusak dibuang, kemudian yang dipandang perlu saja. Buah yang akan dibuang digunting tangkainya dengan gunting kecil atau dirompes (diuntir) dengan tangan.

Hama Tanaman Kedondong

Ulat perusak daun (Cricula trifenestrata Helf.). Ciri: ulat yang berwarna hitam dengan bintik putih dan bulunya berwarna berwarna putih, kepala dan perut berwarna merah-cerah. Panjang ulat sekitar 60 mm, dan pupanya berada di dalam kokon berwarna emas dan sering dijumpai bergerombol pada daun. Kupu betina berwarna coklat dengan rentangan sayap sekitar 75 mm. Telur berwarna putih keabu-abuan yang diletakkan secara berderet pada tepi daun atau cabang. Pengendalian: secara alami populasinya dan penyemprotan insektisida.

Kumbang (Podontia affinis Grond.). Ciri: kumbang berukuran besar, dengan kaki berwarna kuning. Sayapnya dengan 8 bintik gelap, panjang 10-12 mm. Pupa berada dalam tanah. Dewasanya bila terganggu akan menjatuhkan diri ke tanah. Telur berukuran 1,6 mm yang diletakkan pada permukaan bawah daun dan tertutup oleh substansi gelap. Betina hidupnya sekitar 3 bulan dan menghasilkan telur sekitar 500 butir. Perkembangannya 38-42 hari. Musuh alaminya berupa parasit telur Ooencyrtus podontiae. Pengendalian: populasinya secara alami dan penyemprotan insektisida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

The field is required.

Artikel Terbaru

3 Jenis Tabulampot Buah yang Direkomendasikan

Tabulampot atau tanaman buah dalam pot merupakan solusi revolusioner bagi para penghobi budidaya tanaman. Seringkali…

12 bulan ago

Manfaat Buah Plum dan Cara Budidaya Buah Plum di Indonesia

Bagian 1 : Pengantar Siapa yang tidak kenal buah plum atau di kenal juga dengan…

1 tahun ago

Buah Matoa Papua, Unik & Banyak Manfaatnya

Buah Matoa adalah merupakan jenis tanaman berbuah yang sangat khas dan berasal dari Papua.  Tanaman…

3 tahun ago

Budidaya Tanaman Buah Manggis & Manfaatnya Bagi Kesehatan

Buah Manggis memiliki nama latin Garcinia mangostana L. Tanaman Buah Manggis merupakan tanaman khas kepulauan…

3 tahun ago

Mengenal Cempedak, Tanaman Buah Asli Asia Tenggara

Cempedak atau pohon cempedak adalah tanaman asli Asia Tenggara sudah terkenal mulai dari Burma, Thailand…

3 tahun ago

Jual bibit Apel India

Jual Bibit Apel India Apel India memiliki nama lain yaitu putsa, tanaman ini merupakan salah…

3 tahun ago